Bikin nama tampil di “TASKBAR” EXPE

Langsung ajah….

Masuk ke control panel windows xp anda.
2. Klik Regional and Language Options
3. Di Tab Regional Options ganti Standards and Formats menjadi English(United States) dan Location pilih Indonesia.
4. Setelah itu Klik Customize
5. Masuk ke Tab Time
Regional
Time format pilih h:mm:ss:tt
Time separator pilih :
AM Symbol Ketik Nama Anda (Maksimal 12 Karakter)
PM Symbol Ketik Nama Anda (Maksimal 12 Karakter)
6. Lalu Apply –> OK
7. Apply –> OK lagi
8. Selesai dan lihat perubahannya.

Gimana bro keren ngga ??

Perbedaan FAT dan NTFS

Waktu kita nginstall OS, disitu pasti terdapat format hardisk dengan FAT ataupun NTFS (terutama waktu nginstall Windows® XP atau Windows® 2000). Apakah perbedaan antara FAT dan NTFS??? Disini saya coba untuk menjelaskan apakah perbedaan tersebut dalam OS Windows®.

Tapi biasanya para pengguna Windows® XP menggunakan NTFS karena lebih bagus dan menawarkan security yang bagus daripada FAT. Sebelumnya Windows® XP mempunyai 3 file system, yaitu:

1. FAT 16 = File Allocation Table 16
2. FAT 32 = File Allocation Table 32
3. NTFS = NT File System

> FAT16

FAT16 dikenalkan oleh MS-DOS tahun 1981. Awalnya, System ini didesain untuk mengatur file di floopy drive dan mengalami beberapa kali perubahan sehingga digunakan untuk mengatur file di hardisk. Keuntungan FAT16 adalah file system ini kompatibel hampir di semua Operating System baik itu WIndows 95/98/me, OS/2 , Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar hardisk maka ukuran cluster akan semakin besar, artinya file sekecil apapun tetap akan memakan 32Kb dari hardisk. Hal negatif lain adalah FAT16 tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi.

> FAT32

FAT32 mulai di kenal pada system Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan hardisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak dimiliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa dikenal oleh hampir semua Operating System, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows® XP, karena Windows® XP tidak peduli file system apa yang digunakan pada partisi.

> NTFS

NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar-benar berbeda dibanding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik, kompresi file, cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows® XP dan apabila anda melakukan upgrade Windows® biasa anda akan ditanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows® XP dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.

Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetect apabila anda melakukan StartUp Boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disarankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah. Namun dengan teknologi Windows® XP sekarang yang mempunyai Recovery Tool sendiri, Saya rasa itu tidak begitu penting karena kemampuan Recovery Tool dari Windows® XP sudah cukup baik.

> NTFS versus FAT

Jika anda menjalankan lebih dari 1 Operating System di PC anda, maka anda mungkin perlu menyediakan partisi untuk FAT. Anda bisa memasukkan file/program ke partisi tersebut karena FAT bisa diakses oleh Operating System apapun di hardisk anda. Tapi perlu di ingat, FAT tidak mempunyai security dalam data dan semua Operating System yang terinstall memiliki akses 100% kepada partisi yang menggunakan FAT (read,write,delete,execute.) Dalam kasus lain bahkan bisa dilakukan antar jaringan apabila terkoneksi jadi jangan menyimpan file penting. (Demi Panglolipop)
)

Perbaiki Windows tanpa Inul (Instal Ulang)

Berikut tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan.

1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) yang awal.

- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\system
- Tulis: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Blue screen of death (bsd)

Pernah agan keliatan Kompinya kayak gambar ini waktu boot.. Ini jawabanya :

1.IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Penyebabnya:
- Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.

3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang terlalu panas
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat

4. DATA_BUS_ERROR
Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)

6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.

8. BAD_POOL_CALLER
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.

9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

Microsoft Security Essentials (MSE) Anti Virus (Download, Install and Update)

Dalam dunia komputer dan internet, virus dan anti virus adalah dua pihak yang saling berseteru dari jaman nenek moyang. Ibarat dua sisi pada keping mata uang. Entah yang kalah siapa atau yang menang siapa, sampai saat inipun masih berperang satu sama lain. Dari berjuta-juta pengguna komputer dan internet di dunia ini sebagian besar masalah komputer dan internet ditimbulkan oleh adanya serangan virus. Entah sudah berapa banyak jenis virus yang telah diciptakan, dan sudah berapa banyak korban yang berjatuhan. (Weleh … kok dramatis) Tapi memang itulah kenyataannya. Banyak sudah antivirus yang muncul guna menangkal serangan dari virus tersebut, baik yang berbayar sampai yang gratis (eh .. terbalik, dari yang gratis sampai berbayar). Tentunya anda sudah tidak asing lagi mengenai anti virus gratisan / free anti virus ini, bahkan mungkin saat inipun anda sedang menggunakannya(seperti saya).

coba dulu yuk menikmati Antivirus dari Microsoft

System Requirenment :

Operating System: Genuine Windows XP (Service Pack 2 or Service Pack 3); Windows Vista (Gold, Service Pack 1, or Service Pack 2); Windows 7

  • For Windows XP, a PC with a CPU clock speed of 500 MHz or higher, and 1 GB RAM or higher.
  • For Windows Vista and Windows 7, a PC with a CPU clock speed of 1.0 GHz or higher, and 1 GB RAM or higher.
  • VGA display of 800 × 600 or higher.
  • 140 MB of available hard disk space.
  • An Internet connection is required for installation and to download the latest virus and spyware definitions for Microsoft Security Essentials.
  • Internet Browser:
    • Windows Internet Explorer 6.0 or later.
    • Mozilla Firefox 2.0 or later.
  • Microsoft Security Essentials also supports Windows XP Mode in Windows 7. For more information see the system requirements for Windows XP Mode in Windows 7

mse

Bisa di download di sini

Setelah mendownload Windows Security Essentials (WSE) langkah selanjutnya yaitu menginstalasinya, seperti produk-prosuk microsoft kebanyakan untuk instalasi sangat mudah di lakukan. klik 2 kali pada file instller.

5 6

Kemudian tinggal next, muncul agreement pilih I accept

7 8

Kemudian WSE akan melakukan validasi terhadap windows yang kita pakai, tekan tombol validate (melakukan validasi sistem operasi) jika valid, WSE akan menampilkan Ready to install microsoft Security Essentials di situ juga di jelaskan jika pada komputer terdapat antivirus terinstall sebaiknya untuk di uninstall karena bisa berakibat WSE tidak bisa bekerja seara maksimal (crash), pengalaman saya jika menggunakan 2 anti virus pada komputer yang sama maka antivirus akan saling rebutan resource yang di tunjukan dengan penggunaaan memori dan processor yang tinggi (cek task manager).

Kebetulan komputer saya sudah terinstall AVG free 8.5, tetapi saya putuskan untuk tetap melanjutkan instalasi karena saya ingin tau apakah 2  anti virus ini akan rebutan resource (crash) dan ternyata setelah selesai install anti virus dapat berjalan bersama2 sejauh ini. Pada Task Manager  Memori Usage dan CPU usage juga normal. Untuk melanjutkan instalasi tinggal klik tombol install

9 10

Setelah proses install selesai WSE akan secara otomatis melakukan Update, dan jika sudah selesai kita bisa melihat tampilan home dari WSE seperti berikut

11

Oh ya… WSE merupakan salah satu pengembangan dari Windows Defender jadi setelah kita menginstall WSE windows defender akan secara otomatis di OFF kan oleh sistem.

Setelah kita menginstall MSE, MSE secara otomatis akan melakukan auto update jika tidak melakukan update sampai selesai maka MSE tidak dapat di gunakan. Hal ini akan jadi masalah ketika komputer yang di pakai tidak mempunyai koneksi internet. Selain itu, bagi anda yang misal mempunyai 5 komputer atau lebih dan harus melakukan update ke internet satu persatu pasti akan sangat membebani koneksi internet anda. Untuk mengatasi masalah di atas dan demi menghemat bandwidth, anda  bisa melakukan update secara manual dengan mendownload file updatenya saja klik disini

Setelah anda mendownload file update (

  • mpam-fe.exe (32 bit)
  • mpam-fex64.exe (64 bit)

Anda bisa langsung menginstall secara manual file-file tersebut ke setiap komputer.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.